18 Agustus 2008

Era Busby (1945–1969)



PADA tahun 1945, Matt Busby ditunjuk menjadi manager dari tim yang berbasis di Old Trafford ini. Dia meminta sesuatu yang tidak biasa pada pekerjaannya, seperti menunujuk tim sendiri, memilih pemain yang akan direkrut sendiri dan menentukan jadwal latihan para pemain sendiri.

Dia telah kehilangan lowongan manager di klub lain, Liverpool F.C., karena pekerjaan yang diinginkannya itu dirasa petinggi Liverpool adalah pekerjaan seorang direktur, tetapi United memberikan kesempatan untuk ide inovatifnya. Pertama, Busby tidak merekrut pemain, melainkan seorang asisten manager yang bernama Jimmy Murphy.

Keputusan menunjuk Busby sebagai manager merupakan keputusan yang sangat tepat, Busby membayar kepercayaan pengurus dengan mengantar United ke posisi kedua liga pada tahun 1947, 1948, 1949 dan memenangkan Piala FA tahun 1948. Stan Pearson, Jack Rowley, Allenby Chilton, dan Charlie Mitten memiliki andil yang besar dalam pencapaian United ini.

Charlie Mitten pulang ke Colombia untuk mencari bayaran yang lebih baik, tetapi kemampuan pemain senior United tidak menurun dan kembali meraih gelar Divisi Satu pada 1952.

Busby tahu, bahwa tim sepakbola tidak hanya membutuhkan pengalaman pemainnya, maka, dia juga berpikir untuk memasukkan beberapa pemain muda. Pertama-tama, pemain muda seperti Roger Byrne, Bill Foulkes, Mark Jones dan Dennis Viollet, membutuhkan waktu untuk menunjukkan permainan terbaik mereka, akibatnya United tergelincir ke posisi 8 pada 1953, tetapi tim kembali memenangkan liga tahun 1956 dengan tim yang usia rata-rata pemainnya hanya 22 tahun, mencetak 103 gol.

Kebijakan tentang pemain muda ini mengantarkannya menjadi salah satu manager yang paling sukses menangani Manchester United (pertengahan 1950-an, pertengahan akhir 1960-an dan 1990-an).
Busby mempunyai pemain bertalenta tinggi yang bernama Duncan Edwards. Pemuda asal Dudley, West Midlands memainkan debutnya pada umur 16 tahun pada 1953. Edwards dikatakan dapat bermain di segala posisi dan banyak yang melihatnya bermain mengatakan bahwa dia adalah pemain terbaik.

Musim berikutnya, 1956–57, mereka menang liga kembali dan mencapai final Piala FA, tapi kalah dari Aston Villa. Mereka menjadi tim Inggris pertama yang ikut serta dalam kompetisi Piala Champions Eropa, atas kebijakan FA. Musim lalu, FA membatalkan hak Chelsea untuk tampil di Piala Champions.

United dapat mencapai babak semi-final dan kemudian dikandaskan Real Madrid. Dalam perjalanannya ke semi-final, United juga mencatatkan kemenangan yang tetap menunjukkan bahwa mereka adalah tim besar, mengalahkan tim juara Belgia Anderlecht 10–0 di Maine Road.
 
Tragedi terjadi pada musim berikutnya, ketika pesawat membawa tim pulang dari pertandingan Piala Champions Eropa mengalami kecelakaan saat mendarat di Munich, Jerman, untuk mengisi bahan bakar.

Tragedi Munich air tanggal 6 Februari 1958 merenggut nyawa 8 pemain tim - Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor, Liam "Billy" Whelan - dan 15 penumpang lainnya, termasuk beberapa staf United, Walter Crickmer, Bert Whalley dan Tom Curry.

Terjadi 2 kali pendaratan sebelum yang ketiga terjadi kesalahan fatal, yang disebabkan tidak stabilnya kecepatan pesawat karena adanya lumpur. Penjaga gawang United, Harry Gregg, mempertahankan kesadaran saat kecelakaan itu dan di bawah ketakutan pesawat akan meledak, menyelamatkan Bobby Charlton dan Dennis Viollet dengan mengencangkan sabuk pengamannya.

Tujuh pemain United meninggal dunia di tempat, sedangkan Duncan Edwards tewas ketika perjalanan menuju rumah sakit. Sayap kanan Johnny Berry juga selamat dari kecelakaan itu, tetapi cedera membuat karir sepak bolanya berakhir cepat.

Dokter Munich mengatakan bahwa Matt Busby tidak memiliki banyak harapan, namun ia pulih dengan ajaibnya dan akhirnya keluar dari rumah sakit setelah dua bulan dirawat di rumah sakit.

Ada rumor bahwa tim akan mengundurkan diri dari kompetisi, namub Jimmy Murphy mengambil alih posisi manager ketika Busby dirawat di rumah sakit, klub melanjutkan kompetisinya.

Meskipun kehilangan pemain, mereka mencapai final Piala FA 1958, di mana mereka kalah dari Bolton Wanderers. Akhir musim, UEFA menawarkan FA untuk dapat mengirimkan United dan juara liga Wolverhampton Wanderers untuk berpartisipasi di Piala Champions untuk penghargaan kepada para korban kecelakaan, namun FA menolak.

United menekan Wolves pada musim berikutnya dan menyelesaikan liga di posisi kedua klasemen; tidak buruk untuk sebuah tim yang kehilangan sembilan pemain akibat tragedi Munich air.

Busby membangun kembali tim di awal dekade 60-an, membeli pemain seperti Denis Law dan Pat Crerand. Mungkin orang yang paling terkenal dari sejumlah pemain muda ini adalah pemuda Belfast yang bernama George Best. Best memiliki keatletikkan yang sangat langka.

Tim memenangkan Piala FA tahun 1963, walaupun hanya finis di urutan 19 Divisi Satu. Keberhasilan di Piala FA membuat pemain menjadi termotivasi dan membuat klub terangkat pada posisi kedua liga tahun 1964, dan memenangkan liga tahun 1965 dan 1967.

United memenangkan Piala Champions Eropa 1968, mengalahkan tim asuhan Eusébio SL Benfica 4–1 dipertandingan final, menjadi tim Inggis pertama yang memenagkan kompetisi ini. Tim United saat itu memiliki Pemain Terbaik Eropa, yaitu: Bobby Charlton, Denis Law dan George Best.

Matt Busby mengundurkan diri pada tahun 1969 dan digantikan oleh pelatih tim cadangan, Wilf McGuinness.

Tahun awal (1878–1945)


TIM Manchester United pada awal sesi 1905-06, yang pada saat itu menjadi juara dua di Divisi 2 dan terangkat.

Tim pertama kali dibentuk dengan nama Newton Heath L&YR F.C. pada 1878 sebagai tim karya Lancashire dan Yorkshire stasiun kereta api di Newton Heath. Kaos tim berwarna hijau - emas. Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada 1893.

Tim sudah memasuki kompetisi sepakbola tahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, menjadi perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris perkumpulan dan pengedropan "L&YR" dari nama mereka untuk menjadi Newton Heath F.C saja..

Tak lama kemudian, di tahun 1902, tim nyaris bangkrut, dengan utang lebih dari £2500. Lapangan Bank Street mereka telah ditutup.

Sebelum tim mereka bubar, mereka menerima investasi dari J. H. Davies, direktur Manchester Breweries. Awalnya, seorang legenda tim, Harry Stafford, yang merupakan kapten tim, memamerkan anjing St. Bernard-nya, kemudian Davies memutuskan untuk membeli anjing itu. Stafford menolak, tetapi berhasil mempengaruhi Davies untuk menannamkan modal pada tim dan menjadi chairman tim.

Diadakan rapat untuk mengganti nama perkumpulan. Manchester Central dan Manchester Celtic adalah nama yang diusulkan, sebelum Louis Rocca, seorang imigran muda asal Italia, berkata "Tuan-tuan, mengapa kita tidak menggunakan nama Manchester United?" Nama ditetapkan dan Manchester United secara resmi eksis mulai 26 April 1902. Davies juga memutuskan untuk mengganti warna tim dan terpilihlah warna merah dan putih sebagai warna tim Manchester United.

Ernest Mangnall ditunjuk menjadi sekretaris klub menggantikan James West yang mengundurkan diri pada tanggal 28 September 1902. Mangnall bekerja keras untuk mengangkat tim ke Divisi Satu dan gagal pada upaya pertamanya, menempati urutan 5 Liga Divisi Dua.

Mangnall memutuskan untuk menambah sejumlah pemain ke dalam klub dan merekrut pemain seperti Harry Moger, Dick Duckworth, dan John Picken, ada juga Charlie Roberts yang membuat dampak besar. Dia dibeli £750 dari Grimsby Town pada April 1904, dan membawa tim ke posisi tiga klasmen akhir musim 1903-1904.

Mereka kemudian berpromosi ke Divisi Satu setelah finis diurutan dua Divisi Dua musim 1905–06. Musim pertama mereka di Divisi Satu berakhir kurang baik, mereka menempati urutan 8 klasemen. Akhirnya mereka memenangkan gelar liga pertamanya pada tahun 1908.

Manchester City sedang diselidiki karena menggaji pemain di atas regulasi yang ditetapkan FA. Mereka didenda £250 dan delapan belas pemain mereka dihukum tidak boleh bermain untuk mereka lagi. United dengan cepat mengambil kesempatan dari situasi ini, merekrut Billy Meredith dan Sandy Turnbull, dan lainnya.

Pemain baru ini tidak boleh bermain dahulu sebelum tahun baru 1907, akibat dari skors dari FA. Mereka mulai bermain pada musim 1907–08 dan United membidik gelar juara saat itu. Kemenangan 2–1 atas Sheffield United memulai kemenangan beruntun sepuluh kali United. Namun pada akhirnya, mereka tutup musim dengan keunggulan 9 poin dari rival mereka, Aston Villa.

Klub membutuhkan waktu dua tahun untuk membawa trofi lagi, mereka memenangkan trofi Liga Divisi Satu untuk kedua kalinya pada musim 1910–11. United pindah ke lapangan barunya Old Trafford.

Mereka memainkan pertandingan pertamanya di Old Trafford pada tanggal 19 Februari 1910 melawan Liverpool, tetapi mereka kalah 4-3. Mereka tidak mendapat trofi lagi pada musim 1911–12, mereka tidak didukung oleh Mangnall lagi karena dia pindah ke Manchester City setelah 10 tahunnya bersama United. Setelah itu, mereka 41 tahun bermain tanpa memenangkan satu trofi pun.

United kembali terdegradasi pada tahun 1922 setelah sepuluh tahun bermain di Divisi Satu. Mereka naik divisi lagi tahun 1925, tetapi kesulitan untuk masuk jajaran papan atas liga Divisi Satu dan mereka turun divisi lagi pada tahun 1931. United meraih mencapaian terendah sepanjang sejarahnya yaitu posisi 20 klasemen Divisi Dua 1934. kekuatan mereka kembali ketika musim 1938–39.

Trofi






Liga Utama Inggris : 17 
1907–08, 1910–11, 1951-52, 1955-56, 1956–57, 1964–65, 1966-67, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01, 2002–03, 2006-07, 2007-08

Liga Divisi Satu Inggris : 2
1935–36, 1974–75

Piala FA : 11 
1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004.

Piala Carling : 2 
1992, 2006

FA Charity/Community Shield : 16 
1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*, 1983, 1990*, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007 (* juara bersama)

Liga Champions : 3 
1968, 1999, 2008

Piala Winners : 1 
1991

Piala Super UEFA : 1 
1991

Piala Interkontinental/Kejuaraan Dunia Antar Klub : 1 
1999

Alex Ferguson


SIR Alexander Chapman "Alex" Ferguson (lahir 31 Desember 1941 di Govan, Glasgow) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepakbola berkebangsaan Skotlandia, yang saat ini sedang menangani Manchester United F.C., di mana dia telah bertugas lebih dari 1000 pertandingan.

Dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam permainan, dia telah memenangkan lebih banyak trofi daripada pelatih manapun sepanjang sejarah sepakbola Inggris. Dia telah mengabdi kepada Manchester United selama 21 tahun, kedua terlama setelah Sir Matt Busby.

Ferguson sebelumnya menangani East Stirlingshire dan St. Mirren, sebelum meraih masa-masa kesuksesan bersama Aberdeen. Menjadi pelatih tim nasional Skotlandia dalam waktu singkat – untuk mengisi posisi Jock Stein yang meninggal dunia – dia ditunjuk menjadi pelatih Manchester United pada November 1986.

Di Manchester United, Sir Alex menjadi pelatih tersukses dalam sejarah sepakbola Inggris, dengan memimpin tim memenangkan 10 gelar juara liga. Pada 1999, dia menjadi pelatih pertama yang membawa tim Inggris meraih trebel dari Liga Utama, Piala FA dan Liga Champions UEFA. Juga menjadi satu-satunya pelatih yang memenangkan piala FA sebanyak 5 kali, dia juga menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil memenangkan gelar liga sebanyak 3 kali berturut-turut bersama tim yang sama (1998-1999, 1999-2000 dan 2000-2001).

Pada 2008, dia bergabung bersama Brian Clough (Nottingham Forest) dan Bob Paisley (Liverpool) sebagai pelatih Britania yang memenangkan kejuaraan Eropa sebanyak lebih dari satu kali.

Biodata
Nama lengkap : Alexander Chapman Ferguson
Tanggal Lahir : 31 Desember 1941
Tempat Lahir : Glasgow, Skotlandia
Pekerjaan : Manajer Manchester United

Pengalaman Melatih
1974–1978 East Stirlingshire
1978–1985 St. Mirren
1985–1986 Aberdeen
1986-- Manchester United

Pengalaman Bermain
1957–1960 Queen's Park
1960–1964 St. Johnstone
1964–1967 Dunfermline Athletic
1967–1969 Rangers
1969–1973 Falkirk
1973–1974 Ayr United
* Posisi Saat Masih Aktif Bermain: Striker

Daftar Manajer/Pelatih

Waktu Nama Catatan
1878–1892 Tidak Diketahui
1892–1900 A. H. Albut
1900–1903 James West
1903–1912 J. Ernest Mangnall
1912–1914 John Bentley
1914–1922 Jack Robson
1922–1926 John Chapman
1926–1927 Lal Hilditch
1927–1931 Herbert Bamlett
1931–1932 Walter Crickmer
1932–1937 Scott Duncan -- Manajer pertama dari luar Inggris
1937–1945 Walter Crickmer
1945–1969 Sir Matt Busby -- Manajer pertama setelah Perang Dunia II dan manajer dengan jabatan terpanjang
1969–1970 Wilf McGuinness
1970–1971 Sir Matt Busby
1971–1972 Frank O'Farrell -- Manajer pertama dari luar Inggris Raya
1972–1977 Tommy Docherty
1977–1981 Dave Sexton
1981–1986 Ron Atkinson
1986–sekarang Sir Alex Ferguson -- Manajer dengan trofi terbanyak

Avram Glazer

Avram "Avi" Glazer adalah bagian dari Glazer family, yang mengendalikan First Allied Corporation, Tampa Bay Buccaneers tim NFL dan yang memiliki tim sepakbola asal Inggris Manchester United. Keluarga Glazer berbasis di Florida.

Avram menerima BSBA dari Washington University di St. Louis pada 1982 dan lulus dari Washington College of Law di American University. Dia juga belajar di Beijing University dan Fudan University di Shanghai.

Avram Glazer saat ini adalah Chairman Manchester United bersama dengan saudaranya, Joel, ditunjuk oleh ayahnya, Malcolm Glazer. Dia juga chairman, presiden dan chief executive officer dari Zapata Corporation. Zapata Corp. didirikan oleh George Bush. Dia adalah mantan chairman dan chief executive officer dari Safety Components International dan Omega Protein Corporation. Dia juga mantan direktur dari Specialty Equipment Corporation.

Malcolm Glazer

Malcolm Irving Glazer (lahir 25 Mei 1928 di Rochester, New York) adalah seorang pemilik klub olahraga dan pebisnis Yahudi Amerika. Dia adalah presiden dan chief executive officer dari First Allied Corporation. Dia adalah pemilik Manchester United Football Club dan Tampa Bay Buccaneers, sebuah tim Liga Rugbi Amerika yang terletak di Florida, Amerika Serikat.

Glazer adalah anak kelima dari tujuh bersaudara. Dia diwarisi toko perhiasan ayahnya. Modalnya saat itu hanya $300 dan dia memperluas bisnisnya ke bidang lain dalam kurun waktu 5 tahun.

Bisnisnya pertama kali diperluas ke bidang properti, membeli beberapa rumah di tahun 1970-an, sebagian besar di Florida. Dia kemudian menjadi chief executive officer dari First Allied Corporation.

Malcolm Glazer sekarang tinggal di Palm Beach, Florida. Dia menikahi Linda, memiliki 5 anak laki-laki dan satu anak perempuan: Avram, Kevin, Bryan, Joel, Darcie dan Edward. Tiga orang dari mereka (Joel, Bryan dan Edward), adalah wakil direktur di First Allied. Dia menjalankan kerajaan bisnis yang besar.